Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi tingkat produksi bayam dan (2) menganalisis faktor biaya produksi yang mempengaruhi pendapatan usahatani bayam di daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi bayam di daerah penelitian adalah dengan menggunakan Fungsi Produksi Model Cobb-Douglass dan metode yang digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan petani bayam di daerah penelitian adalah Fungsi Persamaan Regresi Linier Berganda (Multiple Linear Regresion). Pengambilan sampel dilakukan dengan cara metode sensus yakni keseluruhan responden yang diambil dijadikan sampel dengan jumlah responden sebanyak 34 orang. Data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari hasil wawancara langsung kepada petani dengan menggunakan daftar quesioner yang sudah disediakan serta data sekunder yang diperoleh dari dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) secara serempak, variabel luas lahan, jumlah benih, jumlah pupuk kandang dan jumlah penggunaan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi bayam di Nagori Siatasan Kec. Dlok Panribuan, Kab. Simalungun, serta secara parsial variabel luas lahan, jumlah benih, jumlah pupuk kandang dan jumlah penggunaan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi bayam. (2) Secara serempak variabel biaya benih, biaya sewa lahan, biaya saprotan dan biaya tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani bayam di daerah penelitian. Namun secara parsial variabel biaya benih dan biaya sewa lahan berpengaruh nyata, variabel biaya saprotan berpengaruh nyata negatif terhadap pendapatan. Sedangkan variabel lainnya yakni biaya tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani bayam di daerah penelitian.